Langsung ke konten
Publik

Waspada QRIS Palsu! KUA Pontianak Kota Ingatkan Warga Jangan Asal Bayar

Masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru melakukan transaksi apabila menemukan kode QRIS atau permintaan pembayaran yang mencurigakan

Redaksi Diperbarui
Aktivitas Sosialisasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Pontianak
Aktivitas Sosialisasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Pontianak

KabarKalimantan.id – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pontianak Kota mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi penipuan menggunakan kode QRIS yang mengatasnamakan lembaga tersebut.

Peringatan ini menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bulanan KUA Pontianak Kota yang digelar di Aula Balai Nikah, Senin (26/10/2026).

Kepala KUA Kecamatan Pontianak Kota, Mukhlis, meminta seluruh pegawai meningkatkan kewaspadaan terhadap permintaan pembayaran maupun penggunaan kode QRIS yang belum dapat dipastikan keabsahannya.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak mudah menjadi korban penipuan oleh pihak yang mengatasnamakan KUA.

Dalam rapat yang diikuti pegawai, penghulu, dan penyuluh agama Islam tersebut, Mukhlis mengingatkan petugas untuk memastikan setiap informasi pembayaran yang disampaikan kepada masyarakat berasal dari sumber resmi.

Masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru melakukan transaksi apabila menemukan kode QRIS atau permintaan pembayaran yang mencurigakan.

Selain membahas kewaspadaan terhadap penipuan, Mukhlis menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, petugas pelayanan, khususnya di bagian front office, memiliki peran penting dalam memberikan kesan pertama kepada warga yang datang mengurus keperluan administrasi maupun layanan keagamaan.

Ia meminta petugas memberikan penjelasan yang lengkap, mudah dipahami, serta tidak membuat masyarakat harus berulang kali datang hanya karena informasi persyaratan yang belum disampaikan secara menyeluruh.

Semangat pelayanan tersebut, kata Mukhlis, sejalan dengan penerapan nilai KUA Cinta yang menekankan pelayanan ramah, santun, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pelayanan yang baik tidak hanya dilihat dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari cara petugas berkomunikasi dan membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, KUA Pontianak Kota turut membahas persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang dirangkaikan dengan Pekan Olahraga Daerah (Porda).

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan pegawai dan unsur terkait dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui rapat bulanan ini, KUA Pontianak Kota berharap peningkatan kedisiplinan, koordinasi, dan tanggung jawab pegawai dapat berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

KUA juga menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap modus penipuan yang memanfaatkan nama lembaga pelayanan publik, termasuk melalui penggunaan kode pembayaran digital. (*)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua