Langsung ke konten
Olahraga

Hasbi Sumardi Resmi Pimpin FORSPEK Sintang, Siap Cetak Atlet Katapel Berprestasi

FORSPEK Sintang diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pecinta katapel, tetapi juga mampu membangun pembinaan yang menghasilkan atlet-atlet potensial

Redaksi Diperbarui
Sekretaris Umum FORSPEK Kalimantan Barat, Laula Raudatul Jannah saat menyerahkan pataka kepada Hasbi Sumardi pada pelantikan pengurus FORSPEK Kabupaten Sintang di  lupung Coffee baning pada sabtu (7/11/2026)
Sekretaris Umum FORSPEK Kalimantan Barat, Laula Raudatul Jannah saat menyerahkan pataka kepada Hasbi Sumardi pada pelantikan pengurus FORSPEK Kabupaten Sintang di lupung Coffee baning pada sabtu (7/11/2026)

KabarKalimantan.id – Permainan katapel yang dahulu akrab dengan kehidupan masa kecil kini terus dikembangkan menjadi olahraga yang memiliki ruang pembinaan dan kompetisi. 

Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, upaya tersebut diperkuat melalui pelantikan kepengurusan Forum Silaturahmi Pecinta Katapel (FORSPEK).

Hasbi Sumardi resmi dipercaya memimpin FORSPEK Kabupaten Sintang setelah dilantik oleh Sekretaris Umum FORSPEK Kalimantan Barat, Laula Raudatul Jannah, Sabtu (7/11/2026) 

Kepengurusan baru tersebut diharapkan mampu memperkenalkan olahraga katapel kepada masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

Sekretaris Umum FORSPEK Kalbar, Laula Raudatul Jannah, mengatakan keberadaan organisasi di tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam memperluas pengenalan olahraga katapel.

Menurutnya, FORSPEK Sintang diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pecinta katapel, tetapi juga mampu membangun pembinaan yang menghasilkan atlet-atlet potensial.

“Kami berharap FORSPEK Kabupaten Sintang dapat berkembang pesat dalam mengenalkan olahraga tradisional katapel ini ke seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mampu mencetak dan melahirkan pegiat serta atlet-atlet yang berprestasi,” ujar Laula.

Sementara itu, Ketua FORSPEK Kabupaten Sintang, Hasbi Sumardi, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.

Ia optimistis olahraga katapel memiliki peluang untuk berkembang lebih luas, terutama jika didukung pembinaan yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat.

Bagi Hasbi, katapel bukan sekadar permainan tradisional yang membangkitkan kenangan masa kecil. Aktivitas tersebut juga dapat dikembangkan menjadi olahraga yang melatih keterampilan, konsentrasi, dan ketepatan sasaran.

“Olahraga katapel ini sebenarnya mengingatkan kita pada kenangan masa kecil dulu. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan ini dan meyakini bahwa ke depannya FORSPEK Kabupaten Sintang akan memberikan kontribusi terbaik untuk Sintang, Kalimantan Barat, dan Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan FORSPEK Sintang dapat menjadi wadah bagi para pegiat katapel untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri mengikuti berbagai kompetisi.

Target jangka panjangnya adalah melahirkan atlet-atlet asal Sintang yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Dukungan terhadap kepengurusan baru FORSPEK Sintang juga disampaikan Ketua Umum FORSPEK Kalimantan Barat, Sholihin Yakuza.

Saat ditemui secara terpisah di GOR Pangsuma, Pontianak, Sholihin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik.

Ia berharap kepengurusan baru segera menyusun dan menjalankan program kerja yang mampu memperluas pembinaan olahraga katapel di Kabupaten Sintang.

“Selamat dan sukses kepada seluruh jajaran pengurus FORSPEK Sintang yang telah dilantik. Tentunya gebrakan dan program kerja FORSPEK Sintang sangat kami nantikan,” ujarnya.

Sholihin juga menaruh harapan terhadap pengembangan atlet dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini, praremaja, remaja, hingga dewasa.

“Kami yakin FORSPEK Sintang mampu menciptakan atlet-atlet berprestasi mulai dari kategori usia dini, pra-remaja, remaja, dewasa, hingga umum, baik pada kategori tradisional maupun modern,” tegasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, FORSPEK Kabupaten Sintang diharapkan dapat memperluas minat masyarakat terhadap olahraga katapel sekaligus menghadirkan pembinaan yang terarah.

Selain menjaga keberadaan permainan tradisional, organisasi ini juga memiliki tantangan untuk membangun kegiatan latihan dan kompetisi yang aman, terukur, serta berkelanjutan agar potensi atlet daerah dapat berkembang. (*) 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua