KabarKalimantan.id – 40 pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pontianak periode 2026–2031 resmi dilantik di Aula Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kamis (29/10/2026).
Pelantikan yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah IPHI tersebut menjadi awal kepengurusan baru dalam memperkuat pembinaan jemaah haji, kegiatan sosial keagamaan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu pengurus yang mendapat amanah adalah Hj. Hendon Usman, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Pontianak, yang dipercaya mengemban tugas pada Bidang Pemberdayaan Perempuan.
Keterlibatannya diharapkan dapat memperluas peran perempuan dalam kegiatan organisasi, terutama melalui pembinaan keagamaan, penguatan keluarga, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.
Ketua IPHI Kota Pontianak, H. Musmulyadi, mengatakan pelantikan pengurus bukan sekadar agenda organisasi, melainkan amanah untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Dilantiknya Pengurus IPHI Kota Pontianak merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang sudah berhaji, agar dapat menjaga kemabruran haji sepanjang hayat,” ujar Musmulyadi.
Menurut Musmulyadi, IPHI memiliki peran penting dalam menjaga hubungan persaudaraan antarjemaah haji setelah kembali dari Tanah Suci.
Namun, peran organisasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi. Para pengurus juga didorong untuk mengembangkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, dan penguatan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari kontribusi yang diharapkan dapat terus dilakukan oleh IPHI Kota Pontianak.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, organisasi tersebut diharapkan mampu membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan pelayanan.
Kepercayaan yang diberikan kepada Hj. Hendon Usman pada Bidang Pemberdayaan Perempuan menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan perempuan dalam kegiatan IPHI.
Dengan latar belakangnya sebagai Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Pontianak, Hendon diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kegiatan pembinaan keagamaan dan pemberdayaan keluarga.
Peran tersebut juga membuka ruang bagi perempuan anggota IPHI untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pelantikan pengurus turut dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta unsur pemerintah.
Ke depan, IPHI Kota Pontianak diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program kerja, menjaga kemabruran haji, dan meningkatkan kontribusi sosial para anggotanya.
Dengan kepengurusan baru, IPHI diharapkan semakin berperan sebagai wadah persaudaraan sekaligus organisasi yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kota Pontianak. (*)