Langsung ke konten
News

Mengawal Mahkota Juara Umum: LP3K Kota Pontianak Gelar Evaluasi Komprehensif dan Pemantapan LPJ PESPARANI II

Diperbarui
Rapat Pengurus LP3K Kota Pontianak dan Panitia Kontingen Kota Pontianak Paska PESPARANI Katolik II Provinsi Kalimantan Barat 2026
Rapat Pengurus LP3K Kota Pontianak dan Panitia Kontingen Kota Pontianak Paska PESPARANI Katolik II Provinsi Kalimantan Barat 2026

PONTIANAK – Mempertahankan takhta juara membutuhkan konsistensi, kerja keras, dan akuntabilitas yang tinggi. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Daerah (LP3K) Kota Pontianak bersama Panitia Kontingen Kota Pontianak melalui Rapat Evaluasi Pasca-PESPARANI Katolik II Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Pertemuan penting ini digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang 4, Lantai 2 Sekretariat LP3K Kota Pontianak, Gedung PUSPAS Keuskupan Agung Pontianak, Jalan H. Juanda, Pontianak.

Refleksi dan Evaluasi Capaian Kontingen

Rapat koordinasi dipandu langsung oleh Yacobus Juliannelis, Sekretaris Umum LP3K Kota Pontianak yang juga merupakan Penyuluh Agama Katolik BIMAS Katolik Kementerian Agama Kota Pontianak.

Fokus utama pembahasan tertuju pada evaluasi kritis serta tanggapan menyeluruh dari jajaran Pengurus LP3K Kota Pontianak atas keberhasilan Kontingen Kota Pontianak yang sukses memboyong predikat Juara Umum pada ajang PESPARANI Katolik II Kalbar. Raihan manis ini ditopang oleh performa apik di berbagai kategori perlombaan:

  • Juara I Paduan Suara Orang Muda Katolik (PSOMK)

  • Juara I Paduan Suara Dewasa Wanita (PSDW)

  • Juara II Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria (PSGDP)

Sesi evaluasi berlangsung dinamis dengan pemaparan pandangan dari para jajaran pengurus dan penanggung jawab bidang:

  • M.Y.I. Dedy Malik (Bendahara Umum) menyampaikan paparan awal terkait manajemen keuangan dan akuntansi kontingen.

  • Yakobus (Ketua LP3K Kota Pontianak) menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh kontingen sekaligus menekankan pentingnya pembinaan talenta musik gerejani yang berkesinambungan.

  • Yunita Semestiana (Ketua Kontingen) memberikan gambaran umum perjalanan kontingen sejak tahap persiapan, karantina, hingga puncak kompetisi.

  • Yuliana Merdekawati Bintang (PIC PSOMK) dan Marselina (PIC PSDPG) memaparkan evaluasi teknis performa panggung, proses latihan, serta catatan artistik untuk peningkatan kualitas teknis vokal peserta.

  • Herlinaati dan Anna Lahe (Official Kontingen) mengulas dinamika pendampingan lapangan, fasilitas, serta kenyamanan para peserta selama kegiatan berlangsung.

Serba-Serbi dan Tenggat Waktu LPJ

Di samping mengulas raihan teknis di panggung kompetisi, rapat juga menekankan prinsip tertib administrasi demi mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

Ketua Kontingen, Yunita Semestiana, menegaskan komitmen panitia untuk menuntaskan seluruh berkas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) secara presisi. Dalam kesempatan tersebut, disepakati pula tenggat waktu (deadline) penyelesaian LPJ agar seluruh dokumen administratif dan laporan keuangan dapat rampung dan dipertanggungjawabkan tepat pada waktunya.

Penutup: Merawat Semangat Cor Unum et Anima Una

Keberhasilan meraih predikat Juara Umum pada PESPARANI Katolik II Provinsi Kalbar 2026 bukan sekadar pembuktian keunggulan artistik di atas panggung. Lebih dari itu, raihan ini adalah buah dari kerja keras, kebersamaan, dan doa seluruh kontingen serta masyarakat Katolik Kota Pontianak.

Rapat evaluasi ini menegaskan bahwa Kemenangan Sejati tidak hanya diukur dari kilau piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari kerapian, integritas, dan kejujuran dalam tata kelola di balik layar. Dengan berbekal evaluasi ini dan kesiapan mewakili Kalbar di ajang PESPARANI Tingkat Nasional 2027 di Manado, LP3K Kota Pontianak terus siap melangkah mantap dalam semangat Cor Unum et Anima Una—Satu Hati, Satu Jiwa.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua