PONTIANAK — Alunan nada Gregorian yang megah dan dinamika vokal muda-mudi Katolik memecah keheningan Kompleks Gereja Katedral Santo Yosef serta Aula Gedung Pasifikus, Pontianak, pertengahan Oktober ini. Selama dua hari penyelenggaraan, Jumat hingga Sabtu (16–17/10/2026), Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak sekadar menjadi ajang adu bakat vokal, melainkan panggung selebrasi persaudaraan (fraternitas) yang mendalam.
Perhelatan akbar ini menghimpun kontingen dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Para peserta yang datang melintasi batas geografis—dari pelosok pedalaman hingga kawasan perkotaan—membawa keberagaman budaya dan warna daerah masing-masing, lalu memadukannya ke dalam simfoni pujian bagi Sang Pencipta.
Mempererat Ikatan Immanensi dan Persaudaraan
Di balik panggung kompetisi yang menuntut ketepatan tempo dan kerapian formasi, tersirat narasi kebersamaan yang hangat. Suasana kompetitif yang kaku seketika mencair oleh interaksi antarkontingen di luar arena panggung. Saling sapa, gelak tawa, hingga dukungan moral antarpeserta menjadi pemandangan yang mendominasi perhelatan tersebut.
Bagi para peserta, Pesparani II bukan sekadar arena untuk meraih piala, melainkan ruang perjumpaan iman yang memperkokoh tali silaturahmi masyarakat Borneo. Puncak kebersamaan ditandai ketika dewan juri, panitia, dan seluruh kontingen berdiri sejajar melintasi sekat kompetisi dalam sesi dokumentasi bersama seusai penutupan acara.
Hasil Kejuaraan dan Capaian Prestasi
Berdasarkan penilaian komprehensif dan objektif dari dewan juri profesional, berikut adalah daftarnya untuk kategori-kategori utama:
Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian (PSDPG)
Juara I: Kontingen Kabupaten Sanggau
Juara II: Kontingen Kota Pontianak
Juara III: Kontingen Kabupaten Melawi
Paduan Suara Dewasa Wanita (PSDW)
Juara I: Kontingen Kota Pontianak
Juara II: Kontingen Kabupaten Melawi
Juara III: Kontingen Kabupaten Kapuas Hulu
Paduan Suara Orang Muda Katolik (PSOMK)
Juara I: Kontingen Kota Pontianak
Juara II: Kontingen Kabupaten Kapuas Hulu
Juara III: Kontingen Kabupaten Sintang
Misi Menuju Panggung Nasional di Manado
Kemenangan yang diraih oleh Kontingen Kota Pontianak dan Kabupaten Sanggau menjadi pintu masuk menuju babak baru. Sebagai peraih gelar Juara I pada kategori masing-masing, kedua kontingen ini dipercaya membawa nama baik Provinsi Kalimantan Barat ke ajang yang lebih tinggi, yaitu Pesparani Katolik Tingkat Nasional di Manado, Sulawesi Utara.
Meski demikian, raihan trofi di tingkat provinsi ini disadari baru merupakan langkah awal dari perjuangan yang lebih besar. Persiapan matang—meliputi evaluasi teknis, pemantapan harmonisasi vokal, hingga pendalaman makna spiritual lagu—menjadi jajaran agenda penting yang harus segera dipersiapkan.
Dengan memegang teguh semangat kerendahan hati dan kemuliaan bagi Tuhan, kontingen Kalimantan Barat siap melangkah mantap menuju Manado, membawa pesan perdamaian dan keberagaman dari tanah Bumi Khatulistiwa.