KabarKalimantan.id – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan tambahan uang saku senilai Rp50 juta dari dana pribadinya kepada peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergisitas Pemerintah, TNI, dan Polri yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Senin (19/10/2026).
Bantuan tersebut disampaikan Lasarus saat menjadi narasumber dalam rakor yang diikuti para kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) se-Kabupaten Kubu Raya.
Lasarus mengatakan tambahan uang saku itu diberikan sebagai bentuk perhatian kepada peserta yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Ia mengaku sebelumnya sempat menanyakan kepada Bupati Kubu Raya mengenai uang saku yang diterima peserta rakor.
“Tadi saya tanya ke Pak Bupati (Kubu Raya) mereka ini dapat uang saku tidak? Kata Pak Bupati sudah ada. Meskipun sudah ada, saya juga ingin sedikit berbagi agar pesan-pesan yang tadi saya sampaikan benar-benar melekat di ingatan dan diimplementasikan dalam praktik kerja,” ujar Lasarus.
Selain memberikan tambahan uang saku, Lasarus mengingatkan pentingnya kerja sama pemerintah desa, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan di daerah.
Menurutnya, sinergi antarunsur pemerintahan dan aparat keamanan diperlukan agar program pembangunan yang masuk ke desa dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya titip pesan mari kita jaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan di lingkungan masing-masing. Tak kalah pentingnya untuk terus kita jaga ialah kondusifitas pembangunan. Kue pembangunan yang masuk ke desa kita jangan pernah dianggap sebagai masalah. Sebaliknya, jadikan itu sebagai berkah agar manfaatnya bisa dirasakan oleh rakyat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Lasarus juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang menurutnya telah diperjuangkan melalui anggaran pemerintah pusat untuk Kabupaten Kubu Raya.
Ia mengklaim nilai program pembangunan yang masuk ke Kubu Raya selama dua tahun terakhir telah melampaui Rp500 miliar.
Beberapa program yang disebutkan antara lain pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung senilai Rp89 miliar, pembangunan turap di kawasan Serdam, program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, irigasi, bantuan sumur bor, hingga program perbaikan rumah.
“Saya bukan mau pamer, tapi sebatas menyampaikan fakta kepada Bapak Ibu sekalian. Tahun ini saja IPA Arang Limbung 89 miliar, kemudian turap Serdam, lalu beberapa titik inpres jalan daerah, inpres irigasi, bantuan sumur bor, bedah rumah, dan lain sebagainya. Ini jika ditotal dengan tahun lalu, nilainya sudah lebih 500 miliar,” tuturnya.
Lasarus berharap para peserta rakor dapat memperkuat koordinasi di wilayah masing-masing, terutama dalam menjaga ketertiban masyarakat dan mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Ia juga meminta agar pembangunan yang masuk ke desa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.