Langsung ke konten
Kalbar

Erlina Norsan Dorong PKK Sambas Perkuat Edukasi Pencegahan Perdagangan Orang dan Pemberdayaan Keluarga

Pelaksanaan program PKK perlu terus dikembangkan melalui inovasi dan kerja sama lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk keluarga di tingkat desa dan kelurahan

Redaksi
Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kabupaten Sambas Tahun 2026 di Sekretariat TP PKK Kabupaten Sambas, Rabu (14/10/2026)
Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kabupaten Sambas Tahun 2026 di Sekretariat TP PKK Kabupaten Sambas, Rabu (14/10/2026)

KabarKalimantan.id - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, mendorong penguatan program pemberdayaan keluarga dan edukasi pencegahan perdagangan orang di Kabupaten Sambas.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kabupaten Sambas Tahun 2026 di Sekretariat TP PKK Kabupaten Sambas, Rabu (14/10/2026).

Erlina menilai pelaksanaan program PKK perlu terus dikembangkan melalui inovasi dan kerja sama lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Salah satu perhatian yang disampaikannya adalah pentingnya penguatan edukasi hukum bagi masyarakat, khususnya terkait bahaya narkoba dan tindak pidana perdagangan orang.

Menurut Erlina, keterlibatan aparat penegak hukum diperlukan untuk mendukung kader PKK dalam memberikan penyuluhan, terutama di wilayah perbatasan.

“Kolaborasi dengan kejaksaan dan kepolisian penting untuk memperkuat edukasi hukum, termasuk terkait narkoba dan perdagangan orang,” ujarnya.

Selain edukasi hukum, Erlina mengapresiasi sejumlah program yang telah dijalankan TP PKK Kabupaten Sambas.

Program tersebut antara lain Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), edukasi kesehatan reproduksi remaja, serta sosialisasi pola asuh anak di era digital.

Ia berharap berbagai kegiatan tersebut dapat terus diperkuat sebagai bagian dari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Erlina juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan keterampilan dan usaha produktif.

Ia mengapresiasi program Tenun Goes to School yang bertujuan mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tenun khas Sambas.

Selain itu, kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), pelatihan tata rias, dan budidaya ikan lele dinilai memiliki potensi untuk mendukung peningkatan pendapatan serta pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Erlina menegaskan, keberhasilan program PKK tidak hanya bergantung pada aktivitas kader, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, ia berharap TP PKK Kabupaten Sambas dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan memperkuat kerja sama dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Krisantus, bersama jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kalbar.

Pada akhir kegiatan, TP PKK Provinsi Kalbar menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi masyarakat kurang mampu, mesin jahit dan obras bagi pengrajin, serta timbangan bayi untuk mendukung pelayanan posyandu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua