Langsung ke konten
Kalbar

Bantu Warga Terdampak Karhutla di Ketapang, WHW Salurkan 20 Ribu Masker dan Puluhan Ribu Liter Air Bersih

WHW menyediakan sekitar 72 ribu liter air baku, setara dengan sekitar 4 ribu galon, untuk diolah menggunakan mobil pengolahan air atau water treatment milik Sat Brimob Kalbar

Redaksi Diperbarui
Pembagian masker dan air bersih ke masyarakat yang terdampak Karhutla oleh WHW
Pembagian masker dan air bersih ke masyarakat yang terdampak Karhutla oleh WHW

KabarKalimantan.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, turut berdampak pada kesehatan dan kebutuhan air bersih masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) menyalurkan 20.250 masker medis dan menyediakan sekitar 72 ribu liter air baku untuk diolah menjadi air siap minum bagi masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) WHW yang menyasar kebutuhan kesehatan dan akses air bersih masyarakat.

Penyaluran masker dilakukan secara bertahap sejak Agustus hingga Oktober 2026. Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ketapang, WHW mendistribusikan 17 ribu masker dalam tiga tahap, masing-masing 7 ribu masker pada 3 September, 3.500 masker pada 28 September, dan 6.500 masker pada 15 Oktober 2026.

Selain itu, sebanyak 1.500 masker disalurkan kepada masyarakat Desa Sungai Tengar pada 11–12 Oktober dan 1.750 masker kepada pelajar SD, SMP, SMA, dan SMK di Desa Mekar Utama pada 24–28 Agustus 2026.

Kepala DLH Kabupaten Ketapang, Eko Harfianto, mengapresiasi keterlibatan WHW dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.

“Kami sangat mengapresiasi program PT WHW karena bermanfaat bagi masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat karhutla. Program ini juga sejalan dengan kebijakan Bapak Bupati mengenai penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Eko.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Atas nama DLH dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT WHW dan berharap kolaborasi ini semakin erat untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Ketapang,” tambahnya.

Bantu Warga yang Kesulitan Air Bersih

Selain kabut asap, kekeringan turut menjadi persoalan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Kendawangan. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa sumur warga mengering sehingga kebutuhan air bersih menjadi perhatian.

Untuk membantu mengatasi kondisi itu, WHW bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat menyalurkan air siap minum kepada masyarakat pada 17–20 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, WHW menyediakan sekitar 72 ribu liter air baku, setara dengan sekitar 4 ribu galon, untuk diolah menggunakan mobil pengolahan air atau water treatment milik Sat Brimob Kalbar.

Air yang telah diolah kemudian disalurkan kepada masyarakat di Dusun Tanjung dan Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, serta Desa Kendawangan Kiri dan Desa Banjar Sari.

Tak hanya memberikan bantuan untuk kebutuhan mendesak, WHW juga membangun sarana air bersih komunal bagi warga RT 01, Dusun Silingan, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan.

Fasilitas yang telah diresmikan dan diserahkan kepada masyarakat tersebut dilengkapi jaringan pipa sepanjang 350 meter, pompa air bertekanan tinggi, serta dua tandon berkapasitas masing-masing 5.000 liter yang ditempatkan pada dudukan setinggi 2,4 meter.

Sumber airnya berasal dari kolam mata air di kawasan hutan adat yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih secara lebih mudah, terutama ketika musim kemarau menyebabkan ketersediaan air semakin terbatas.

Dukung Kesehatan, Pendidikan dan Kegiatan Masyarakat

Di luar penanganan dampak karhutla dan kekeringan, WHW juga menjalankan sejumlah program sosial di bidang kesehatan, pendidikan, dan pengembangan generasi muda.

Melalui program CSR, perusahaan menyalurkan paket makanan tambahan bagi balita kepada lima posyandu di Desa Mekar Utama. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus upaya pencegahan stunting.

Pada bidang pendidikan dan olahraga, WHW memberikan bantuan dana operasional untuk mendukung Turnamen Futsal Antarpelajar se-Kabupaten Ketapang atau Student Cup 2026 di Kecamatan Kendawangan.

Dukungan juga diberikan melalui bantuan akomodasi bagi peserta terbaik dari Kendawangan yang mengikuti Jambore Pramuka Nasional XII Tahun 2026.

Sementara itu, pada 11 Oktober 2026, WHW turut mendukung kegiatan Fun Walk bertema “Kalbar Kuat” yang diselenggarakan di GOR Pontianak.

Perusahaan juga memberikan bantuan dana untuk peringatan Tahun Baru Islam yang diselenggarakan Karang Taruna Desa Mekar Utama sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

Manager CSR PT WHW, Ari Djanuar Prastyo, mengatakan bahwa pelaksanaan program CSR perusahaan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik yang bersifat mendesak maupun jangka panjang.

“Bagi WHW, program CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujar Ari.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional, mulai dari penyediaan akses air bersih, kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan generasi muda.

“Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Perlindungan Kesehatan bagi Karyawan

Perhatian terhadap dampak kabut asap juga dilakukan WHW di lingkungan kerja melalui pembagian 14.217 masker medis kepada karyawan.

Sebanyak 1.509 masker dibagikan pada 12 Oktober 2026, khususnya kepada karyawan shift pagi dan non-shift. Selanjutnya, 12.708 masker didistribusikan ke seluruh divisi dan departemen pada 14 Oktober 2026.

Distribusi masker tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung perlindungan kesehatan karyawan dari potensi paparan debu dan asap.

Selain pembagian masker, manajemen juga mengimbau seluruh karyawan untuk menerapkan langkah perlindungan diri dan mematuhi ketentuan kesehatan serta keselamatan kerja.

Melalui berbagai program tersebut, WHW berupaya menggabungkan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat dengan dukungan sosial yang berorientasi pada manfaat jangka panjang.

 

Penulis : Nur Imam Satria

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua